![]() |
| Buzzer dalam pemahaman kita (sumber :cakraspot.my.id) |
Buzzer menjadi trend baru sejak maraknya media sosial yang telah menjadi gaya hidup era digital. Ketika semua sumber informasi terakses lewat ekspresi media sosial maka buzzer menjadi cara baru mengaktualisasikan kepentingannya.
Buzzer seolah langkah strategi jitu menembus ruang dan waktu untuk mempengaruhi berbagai kepentingannya untuk direspon banyak orang lewat media sosial.
Buzzer menjadi sarana paling efektif agar berbagai narasi kepentingannya terespon secara massif lewat kekuatan media sosial hanya sekali klik.
I. Apa itu Buzzer?
![]() |
| Apa itu buzzer? (sumber :pixabay/free-photos) |
Lalu yang bikin penasaran kita, apa sich sebenarnya buzzer itu? Karena akhir akhir ini diruang media sosial banyak sekali membicarakan buzzer. Seperti buzzer NKRI, buzzer kadrun, buzzer jokowi, buzzer anis bahkan buzzer ganjar.
Kalian pasti penasaran juga kan. Mari kita bedah bersama pemaknaan buzzer yang sering diperbincangkan lewat media sosial.
Buzzer secara definisi dalam bahasa inggris dimaknai sebagai buzz yang artinya lonceng. Buzzer berarti pemukul lonceng sebagai penanda orang datang berkumpul.
Secara simpelnya buzzer adalah seseorang atau sekelompok orang yang memiliki tujuan atau kepentingan tertentu mengarahkan lingkungan yang berada disekelilingnya untuk merespon sumber informasi yang disebarkannya demi satu frekuensi yang sama terhadap informasi yang diarahkan.
Kalau dulu jaman nenek moyang kita mengenal kentongan sebagai sarana memanggil warga untuk berkumpul demi diberi informasi penting untuk disebarkan dilingkungannya.
Maka sekarang ketika muncul fenomena media sosial era digital,peran buzzer digunakan sebagai titik tumpu sentra informasi yang menjadi wahana penyebar informasi berdasarkan kepentingan yang dibawa dari para buzzer tersebut.
Ada berbagai peran buzzer sebagai penyebar informasi lewat langkah viralnya di media sosial. Dalam catatan penulis ada 5 jenis buzzer sesuai perannya yang sering muncul di media sosial.
I. 1. Buzzer khusus promosi produk
Buzzer jenis ini biasanya sering kolaborasi dengan para influencer yang memiliki pengikut banyak untuk kepentingan kerjasama dengan brand atau produk bisnis tertentu saat ada launching produk atau promosi produk.
Dalam strategi digital marketing dimaknai sebagai strategi promosi sosial media dimana produk yang di launching atau promosi yang disebarkan harus menjadi viral diperbincangkan lewat media sosial atau menjadi trending.
Biasanya strategi ini butuh endorce dari seorang influencer kemudian dari proses endorce tersebut diviralkan secara massif lewat simpul media sosial yang dipunya.
I. 2. Buzzer khusus branding bisnis tertentu
Buzzer jenis ini biasanya dilakukan perusahaan besar demi mengenalkan branding perusahaan di ranah publik lewat peran media sosial.
Branding ini sebagai sarana untuk menghegemoni pasar lewat media sosial sehingga semua orientasi bisnisnya dianggap paling unggul di mata publik.
Biasanya buzzer jenis ini lebih terorganisir memiliki simpul lebih detail hingga sampai komunitas terkecil dengan berbagai infrastruktur yang dipunyai.
I. 3. Buzzer khusus mendongkrak follower media sosialnya
Buzzer jenis ini biasanya lebih cenderung untuk kepentingan meningkatkan respon terhadap berbagai media sosial yang dibikinnya, rata rata mereka menyewa buzzer untuk mendongkrak jumlah like di fanpage facebooknya ,jumlah follower di instagramnya, jumlah subcriber di channel youtubenya.
Kepentingan individual yang berujung profit dijadikan sarana untuk menyewa buzzer untuk tujuan tersebut. Biasanya target jumlah dijadikan patokan keberhasilan dari buzzer yang dibayarnya.
I. 4. Buzzer untuk kepentingan pembentukan opini
Buzzer jenis ini biasanya banyak kita jumpai yang berkaitan dengan dunia hiburan dan dunia politik. Buzzer jenis ini biasanya butuk pemantik isue sebagai langkah awal dalam pembentukan opini di ruang publik.
Kalau di dunia hiburan pemantiknya biasanya dilatar belakangi oleh turunnya pamor dari sang selebritis atau sepinya job sehingga dibutuhkan berbagai skenario konflik yang bisa jadi pemantik perbincangan publik lewat peran buzzer di media sosial.
Sedangkan untuk ranah politik biasanya berkaitan dengan pembentukan opini terhadap berbagai isu tertentu baik yang bersinggungan secara jangka pendek maupun jangka panjang.
I. 5. Buzzer untuk pencitraan tokoh tertentu
Buzzer jenis ini biasanya sering dijumpai berkaitan dengan narasi atau pencitraan sang tokoh di panggung politik. Dimana peran buzzer sebagai sarana mendongkrak citra sang tokoh agar lebih eksis lagi.
Proses pencitraan lewat ruang ruang media sosial menjadi berhasil ketika perbincangan pro kontra terhadap sang tokoh jadi massif sehingga sang tokoh makin di kenal di ruang publik.
II. Manfaat dan mudharatnya adanya buzzer
![]() |
| Manfaat dan mudharatnya adanya buzzer (sumber :pixabay/free-photos) |
Berbicara mengenai buzzer pasti akan bersinggungan dengan manfaat dan mudhorotnya. Apalagi rakyat negeri ini lagi belajar memaknai demokrasi era digital sejak kemunculan adanya media sosial sebagai trend gaya hidup era modern.
Kami ingin mencoba membedah manfaat dan mudharatnya adanya buzzer yang dikaitkan dengan persinggunggan dinamika politik yang sering memanas sejak munculnya buzzer politik.
II. 1. Manfaat adanya buzzer politik
Buzzer secara tidak langsung kiprahnya sangat bermanfaat bagi kita dalam pemahaman berbagai informasi yang disebarkan lewat peran media sosial.
Kita jadi faham berbagai informasi tertentu tentang update kondisi kekinian secepat kilat tanpa harus menunggu akses informasi yang di peroleh lewat tulisan media pemberitaan.
Bahkan dari berbagai fenomena kekinian yang viral di media sosial jadi rujukan informasi untuk di tulis media online maupun televisi.
Selain itu buzzer membantu kita untuk mengolah nalar kritis kita terhadap berbagai informasi yang disebarkan.
Karena biasanya terjadi benturan kepentingan antar buzzer yang saling beradu eksis di media sosial, dan juga persinggungan dengan subyektifitas kita dalam mengkritisi informasi yang disebarkan para buzzer.
Sentra informasi yang disebarkan juga punya manfaat penting untuk menentukan sikap atau langkah politik yang diambil dalam dinamika demokrasi yang mencerahkan.
Buzzer juga bermanfaat untuk memahami berbagai intriks politik dalam ranah elit sampai berbagai informasi dibalik layar sehingga kita bisa bijak dalam menentukan arah politik sebagai wujud pemaknaan demokrasi.
II. 2. Mudharatnya adanya buzzer
Buzzer selain mencerahkan ternyata ada mudharatnya yang perlu disikapi secara seksama. Sehingga kita tidak terhanyut oleh penyesatan opini yang dibangun narasinya lewat para buzzer.
Mudharat adanya buzzer yang paling menonjol adalah terjadinya kebingungan menentukan sumber informasi yang valid jika para buzzer salig beradu opini yang saling bersahutan dan berbenturan di ruang ruang media sosial.
Maraknya hoax juga efek dari hegemoni para buzzer yang terus menerus menjejali media sosial dengan berbagai informasi menurut versinya masing masing.
Buzzer juga menimbulkan konflik laten yang sewaktu waktu bisa menjadi sumber chaos jika akar perbedaan dalam perdebatan kepentingan tidak mampu dikelola dengan baik.
Buzzer juga menjadi ajang benih benih permusuhan yang sifatnya laten dampak akumulasi dari meningkatnya dukungan terhadap informasi yang dianggapnya valid dalam pengelompokan tertentu berbasis kepentingan masing masing.
Jika nalar kritis kita tidak mampu dikelola secara jernih dalam dinamika berdialektika demokrasi di media sosial maka buzzer bisa menjadi sumber chaos baru yang sifatnya laten.
III. Cara kita menyikapi buzzer yang makin marak
Perlu ketenangan dalam menyikapi buzzer yang kian menjadi trend di ranah media sosial. Sehingga kita mampu lebih jernih terhadap berbagai informasi yang disebarkan lewat media sosial.
Berikut 5 panduan dalam bersikap menyikapi buzzer di media sosial sehingga kamu bisa lebih tenang mengambil langkah terhadap informasi yang disebarkan.
Pertama, Fahami informasi yang disebarkan dengan cari sumber info pembanding. Artinya ketika ada seseorang atau sekelompok orang menyebarkan informasi tertentu jangan buru buru untuk ikut sebarkan.
Tapi fahami dulu secara detail informasinya lalu cobalah cari informasi dari sumber lain sebagai pembanding sehingga kita tahu validitas informasi tersebut.
Patokannya tetap merujuk UU ITE dimana kita dilarang untuk mengakses atau menyebarkan informasi yang sifatnya hoax.
Kedua, Menelaah informasi yang sumbernya dari website. Maknanya ketika kamu mengakses informasi dari website yang mengatasnamakan media online juga harus dicek kredibilitas website tersebut.
Kalau perlu cek ricek dengan informasi dari website lain yang sejenis informasinya sehingga memudahkan kamu dalam bersikap terhadap informasi tersebut.
Ketiga, Sebisa mungkin hindari perdebatan meskipun kamu punya kepentingan yang sama terhadap sumber informasi tersebut.
Maknanya dengan menghindari perdebatan maka kamu akan lebih tenang dalam menyikapi berbagai fenomena informasi yang muncul.
Keempat, Teruslah asah nalar kritismu terhadap berbagai informasi yang sengaja disebarkan.
Maknanya media sosial harus dijadikan sarana pembelajaran cara berfikir kritis terhadap apapun informasi yang disebarkan lewat media sosial.
Dengan berfikir kritis maka kamu terhindar dari penyesatan opini yang dimainkan para buzzer ketika saling berbenturan kepentingannya.
Kelima, bijaklah bermedia sosial dengan berpedoman aturan UU ITE sehingga tidak menimbulkan masalah baru ketika kamu terhanyut oleh berbagai informasi yang disebarkan secara massif lewat berbagai group media sosial.
Demikian ulasan detail tentang pemaknaan buzzer yang menjadi trend sejak maraknya media sosial era digital. Semoga ulasan ini bermanfaat bagi kita semua dalam bersikap terhadap buzzer yang sering kita jumpai.



Komentar
Posting Komentar