Langsung ke konten utama

11 Kegagalan Calon Petahana Memimpin Demak,Saat Tepat Cabut Mandat


Pilkada adalah sarana evaluasi kepemimpinan lima tahunan. Bagi para petahana yang mencalonkan lagi akan diblejeti berbagai kegagalan memimpin saat memberanikan diri calon lagi, jika dirasa banyak gagalnya maka layak bagi rakyat untuk memutuskan cabut mandat politiknya.Menyikapi hal tersebut hasil aspirasi masyarakat demak terdapat 11 kegagalan calon petahana (Wakil Bupati)  dalam memimpin demak. 

Pilkada demak 2020 adalah momentum bagi rakyat demak mengevaluasi calon petahana yang hendak calon lagi namun faktanya minim prestasi dalam memajukan demak.

Ada berbagai catatan penting yang mendasari suara rakyat menyatakan bahwa kandidat calon petahana dianggap sebagai produk gagal maka tidak layak untuk didukung lagi, bahkan sudah saatnya lewat momentum pilkada demak 2020 sebagai sarana cabut mandat politik terhadap petahana yang minim prestasi.

Berikut gambaran 11 kegagalan calon petahana dalam memimpin demak yang sangat tidak layak jika memaksakan diri untuk mencalonkan diri lagi. 

1. Program smart city gagal total


Tolok ukur kegagalan dari program smart city sangat jelas karena hingga akhir periode dari calon petahana, tidak ada hasil kinerja yang menunjukkan program smart city berjalan lancar bahkan untuk mengurus berbagai keperluan kependudukan masih dirasakan kebingungan oleh rakyat. 

Kerangka acuan smart city tidak terbangun dengan baik bahkan sejak awal sangat minim sosialisasi dan bahkan terkesan lebih mencerminkan kota yang tidak smart.Tidak ada tanda tanda yang menunjukkan gambaran keberhasilan dari program Demak smart city. 

2. Jalan demak banyak yang berlubang 


Kekacauan demak kian menjadi ketika pemkab demak gagal menghadirkan kenyamanan bagi warganya, akses mobilitas jalan rakyat banyak yang berlubang sehingga terlalu beresiko bagi rakyat saat beraktivitas didemak. 

Proses perawatan jalan yang setengah hati adalah bukti konkret kegagalan calon petahana sebagai pemangku kepentingan tidak mampu mengelola demak dengan baik bahkan terkesan mengabaikan aspirasi rakyat. 

3.Penanganan rob sayung dan bonang gagal total 


Pemkab demak dinilai melakukan pembiaran terhadap penanganan rob sayung dan bonang. Bahkan terkesan rakyat sayung dan bonang dibiarkan memikirkan nasibnya sendiri tanpa adanya hadirnya pemkab demak dalam memberi solusi persoalan rob di sayung dan bonang. 

Bahkan rakyat demak harus mengadu ke presiden jokowi agar rob sayung dan bonang mampu dicarikan solusi karena pemkab demak dianggap sudah tidak mampu alias minim terobosan dalam memberi solusi masalah rob di sayung dan bonang. 

4. Karaoke demak merajalela tapi pemkab demak galau


Kurang tegasnya pemkab demak dalam menangani karaoke plus plus membuat rakyat demak ingin berteriak bahkan pemkab terkesan cuci tangan dengan maraknya karaoke plus plus kawasan lingkar dan stasiun yang dibekingi orang kuat di demak. 

Pemkab demak dinilai terlalu galau dalam menertibkan tempat karaoke plus plus yang ada didemak karena bekingnya merupakan kongsi dari calon petahana, sehingga ketidaktegasan muncul dalam kebijakan pemkab demak. Bahkan sekarang karaoke tumbuh subur ada didemak karena pemkab demak sudah tidak punya nyali lagi. 

5. Lampu jalan tidak terkelola dengan baik

Lagi lagi rakyat demak dibuat tidak nyaman dari hasil kinerja calon petahana yang memaksakan diri maju lagi, lampu jalan yang sangat vital bagi mobilitas rakyat saat malam hari banyak yang mati sehingga tingkat resiko kecelakaan dan kejahatan malam meningkat efek pengelolaan demak yang setengah hati. 

Lampu jalan banyak yang padam terutama untuk area area yang jauh dari pusat kota yang terkesan terjadi pembiaran terhadap berbagai teriakan warga. 

6. Bantaran Kali tidak terkelola dengan baik


Demak selalu dikenal perilaku buruk dari berbagai aktivitas mandi,cuci dan kakus di bantaran kali ,bahkan perilaku ini sudah jadi bahan pergunjingan yang memalukan bagi rakyat demak. Ada kesan pemkab demak tanpa solusi dalam merubah perilaku masyarakat disekitaran bantaran kali. 

Citra demak kian terpuruk ketika pemkab demak tidak mampu merubah kebiasaan buruk warga bantaran kali yang masih beraktivitas MCK dibantaran kali.Ditambah lagi bantaran kali banyak yang mengalami pendangkalan, banyak sampah efek pengelolaan pemkab demak yang buruk. 

7. Pengelolaan anggaran Pemkab yang buruk

Pemkab demak dinilai punya andil terhadap prioritas anggaran yang tidak terarah, efek dari transparansi anggaran yang diragukan membuat demak mengalami kemandegan kemajuan dibanding tiga daerah sekelilingnya. Demak mengalami kebingungan arah anggaran satu sisi ingin wujudkan prioritas pembangunan namun disisi yang lain pendiktean terhadap proyek anggaran membuat pemkab demak tidak berkutik. 

Pemkab demak dianggap tidak memberikan transparansi dalam proses anggaran bahkan terkesan anggaran sudah diplot sesuai pesanan yang ujungnya demak mengalami stagnasi pembangunan.

8.Pedagang pasar kian menjerit tanpa solusi


Pedagang pasar terus menjerit dengan berbagai kebijakan pemkab demak yang tidak tentu arah. Ditengah mulai Sepinya pembeli efek corona membuat pedagang pasar ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. 

Penanganan pengelolaan pasar yang memburuk membuat para pedagang galau dengan berbagai kebijakan pemkab demak. 

9.Pengelolaan UMKM yang setengah hati


Umkm merupakan penopang terbaik ekonomi lokal, namun melihat kondisi demak dalam beberapa tahun terakhir terjadi pembiaran terhadap produktifitas UMKM sehingga bikin usahanya tidak mampu terkelola dengan baik. 

Pendampingan terhadap UMKM yang kurang membuat usaha ekonomi kerakyatan harus berdikari sendiri. Banyak UMKM gulung tikar efek tidak ada pendampingan dari pemkab demak. 

10. Potensi olahraga demak mengalami kemunduran


Potensi olahraga yang harusnya bisa lebih berkembang ternyata efek pengelolaan yang buruk potensi olahraga demak mengalami kemunduran. Potensi pemuda sebagai pembangkit kemajuan olahraga tidak didukung dengan baik lewat kebijakan pemkab demak. 

Potensi olahraga dari cabang favorit seperti sepakbola, basket, bulutangkis hingga volly tidak mampu didorong untuk lebih optimal prestasinya. 

11. Cara menangani corona yang buruk bikin rakyat menjerit


Cara pemkab demak menangani corona membuat rakyat demak kian menjerit. Calon petahana sebagai pemangku kepentingan telah gagal menangani corona di demak, bahkan sekarang demak sudah jadi zona merah penanganan corona. 

Efek berbagai blunder penanganan corona yang buruk membuat rakyat demak banyak yang mati imbas corona, sedangkan para usaha kecil juga ikut kena imbasnya. 

Demikian ulasan kami tentang berbagai kegagalan calon petahana (Wakil bupati) dalam memimpin demak maka layak jadi bahan renungan bagi rakyat demak saatnya cabut mandat petahana demi pembaharuan demak. 

Jangan paksakan pemimpin minim prestasi hanya demi nuruti kemauan dinasti londo ireng, karena yang kena imbasnya demak secara keseluruhan. Renungkanlah




Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Resep Kulit Pangsit Bisa Jadi Ide Bisnis Rumahan

Banyak peluang bisnis yang bisa didapat dari sekeliling kita. Kadang kita merasa bingung mau merintis usaha. Kalau kita jeli banyak bahan yang bisa dijadikan peluang ide bisnis salah satunya adalah kulit pangsit.  Kulit pangsit bisa diolah dengan berbagai macam olahan yang bisa jadi peluang ide bisnis demi menambah penghasilan kita. Tinggal kita berani mencoba sedikit kreatif memulai ide bisnis dari kulit pangsit. Berikut 8 olahan kulit pangsit yang bisa jadi peluang usaha baru yang layak dicoba.   I. Pisang coklat kulit pangsit Cara membuat pisang coklat kulit pangsit   Siapkan pisang dan kupas kulitnya Iris pisang menjadi beberapa bagian sesuai selera Lalu bungkus pisang dengan kulit pangsit dan lem dengan air  Lalu goreng yang sudah jadi hingga agak kecoklatan  Lalu tiriskan dan taburi dengan parutan coklat sesuai selera Siap disajikan atau siap dijual II. Keripik kulit pangsit rasa balado pedas Cara membuat keripik pangsit balado pedas   Siap...

5 Resep Kue Pukis Menul dan Lembut Kreasi Rumahan

  Sumber gambar :carva /Kreasi sendiri Kue pukis merupakan kue camilan khas indonesia yang sudah sangat dikenal di seantero negeri. Kue pukis telah jadi peluang usaha baru kreasi rumahan yang sudah banyak dipasarkan lewat segala cara baik online maupun offline.  Untuk itu dalam kesempatan ini kami mau memberikan informasi aneka resep kue pukis yang menul dan lembut kreasi rumahan. Dengan adanya resep ini sangat mudah dipraktekkan dan bahkan bisa jadi peluang baru usaha rumahan ditengah pandemi.  Berikut 5 resep kue pukis menul dan lembut yang layak dicoba sebagai kreasi rumahan.  1. Kue Pukis Menoel  Sumber foto: instagram/resep_kue_mantap Kue pukis menoel  Bahan pukis : 150 gram gula pasir  2 butir telur ayam 250 gram tepung terigu 2 sendok teh ragi instant  2 sendok teh vanilla  400 ml santan (3 bungkus santan)  100 gram butter cair  Cara membuatnya : Kocok telur plus gula pasir sampe memutih berjejak Masukkan campura...

Transaksi Digital Adaptasi Berfikir Maju Era Milenial

Transaksi digital trend global (sumber :pixabay /Photomix-company)  Transaksi digital merupakan tradisi baru yang harus dijalani ditengah pesatnya perkembangan kemajuan teknologi informasi. Sebuah adaptasi perilaku gaya hidup modern era milenial yang penuh disruptif (Diluar pakem). Era disrupsi merupakan era dimana para kompetitor menjalankan sistem lebih efisien dan efekfif demi meningkatkan profit bisnis. Maka lewat sarana transaksi digital memanfaatkan teknologi mampu jadi sarana adaptif di era disruptif yang berkembang kian pesat.  Maka ketika kita tidak mampu adaptasi dengan fenomena global tersebut akan dianggap ketinggalan jaman. Salah satu upaya membangun tradisi baru memudahkan transaksi lewat digital payment (Pembayaran digital) sebagai sarana adaptasi gaya hidup lebih maju. I. Apa itu Transaksi Digital? Dengan hp semua transaksi tuntas (sumber :pixabay/geralt) Transaksi digital adalah sebuah sistem pembayaran mengganti sistem uang tunai dengan sistem virtual memanfa...